Rabu, 09 Oktober 2013
Senin, 07 Oktober 2013
Pengurus OSIS 2013-2014
13.34
Tidak Ada Komentar
MTs Makara - Sebagai salah satu bentuk organisasi bagi siswa di sekolah, OSIS menjadi wadah pembentuk karakter siswa untuk menjadi seorang pemimpian. Dan setelah dilakukan pemilihan langsung, akhirnya terpilih ketua OSIS dan anggota-anggotanya untuk periode 2013-2014. Walaupun masih berusia muda Atikah Nur Rohmah dari kelas VII mendapatkan kepercayaan untuk menjadi ketua OSIS periode ini, dan dibantu dengan wakilnya Ahmad Tsamroni dari kelas VIII.
Setelah dibentuk beberapa seksi bidang, seperti seksi keagamaan, seksi apresiasi seni, maupun seksi kepramukaan, kerja pengurus OSIS segera dimulai ditandai dengan prosesi pelantikan yang dilaksanakan tanggal 9 September 2013.Kepala Madrasah, Drs.H.Sukarodin, M.Ag dalam sambutannya, berharap kepada pengurus OSIS baru untuk memiliki semangat yang besar melakukan berbagai kegiatan yang positif.
"Kita tunggu kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan OSIS baru, buat banyak rencana dan segera ditindaklanjuti, berapapun biayanya pihak madrasah siap membantu" kata beliau.
Untuk membekali pengurus OSIS baru setelah dilantik juga diadakan orientasi OSIS dimana memberikan banyak materi dan pengetahuan tentang keOSISan dan kepemimpinan yaitu pada tanggal22 September 2013 yang lalu.
Rabu, 04 September 2013
Belajar Demokrasi di Pemilihan Ketua OSIS
10.45
Tidak Ada Komentar
MTs Makara – Selasa, 3 September
2013 seluruh siswa siswi MTs Ma’arif Karangan
mengikuti pemilihan langsung ketua OSIS untuk periode 2013-2014.
Pemilihan OSIS tahun ini dibuat sedikit berbeda karena pelaksanaannya dibuat
semirip mungkin dengan pelaksanaan PEMILU pada umumnya, mulai pendaftaran bakal
calon ketua OSIS, seleksi, kampanye masing masing calon sampai dengan
pemungutan suara.
Alhasil pada saat pelaksanaan
pemungutan suara, laboratorium IPA yang memang memiliki ukuran lebih besar dari
ruangan lainnya disulap menjadi tempat pemungutan suara (TPS). Sebelum
pencoblosan dimulai, dihadapan para pemilih, ‘Izza Nahaarin sebagai ketua
panitia pemungutan suara menjelaskan secara rinci bagaimana melakukan pencoblosan. Dari 167 pemilih yang
telah terdaftar hanya 147 yang memberikan suaranya.
Setelah dilakukan penghitungan suara, dari lima calon yang ada, terpilih
Atikah Nur Rohmah sebagai ketua OSIS yang baru untuk satu tahun ke depan. Walaupun masih duduk di kelas VII, tetapi Atikah sudah memiliki jiwa leadership yang bagus. Dalam
vivi misinya, yang bersangkutan berjanji untuk lebih meningkatkan kerjasama
kinerja OSIS. Dan menghidupkan madrasah dengan kegiatan-kegiatan yang positif.
Kepala Madrasah Drs. H.
Sukarodin, yang juga hadir memberikan suaranya menyambut baik pemilihan ketua
OSIS yang dikemas seperti pelaksanaan Pemilu pada umumnya. Karena dengan
kegiatan semacam ini, siswa akan lebih tahu sejak dini bagaimana pelaksanaan
pesta demokrasi di Indonesia.
Jumat, 02 Agustus 2013
Berbagi di Bulan Suci
09.07
Tidak Ada Komentar
MTs Makara - Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang selalu dinanti-nanti oleh seluruh umat muslim di dunia. Di dalam bulan ini, umat muslim berlomba-lomba berbuat kebaikan untuk mendapatkan pahala.
Bapak Sama'in, S.Ag ketua panitia Pondok Ramadhan mengatakan seluruh rangkaian kegiatan ini sebagai bentuk nyata partisipasi seluruh siswa dalam bersosialisasi dengan masyarakat. "Alhamdulillah kegiatan pondok Ramadhan kali ini berlangsung lancar, dan seluruh siswa juga tertib mengikuti", belia menambahkan.
Pembagian zakat fitrah sendiri, dimulai dengan mennghimpun zakat dari seluruh siswa madrasah kemudian didistribusikan ke masyarakat yang sudah terdata dari "kartu zakat" yang diisi oleh siswa sendiri.
Sebagai bentuk kepedulian dan bulan Ramadhan, melalui OSIS, madrasah melakukan penggalangan dana, yang kemudian dana tersebut digunakan untuk membuat ta'jil gratis. Yang menarik ta'jil tersebut dibuat sendiri oleh siswa dan kemarin ta'jil tersebut langsung dibagikan dan tujuan pertama adalah kepada keluarga si pasien yang sedang rawat inap di puskesmas Karangan. Kemudian tim bagi ta'jil pidah lokasi danmembagi-bagikan di area perempatan Karangan.
Dan kegiatan Pondok Ramadhan akhirnya ditutup dengan buka bersama yang sebelumnya diisi ceramah dari bapak Shafi'i. Alhamdulillah, semoga apa yang sudah dilakukan dalam rangka mencari pahala di bulan Ramadhan akan mendapat balasan dari Allah SWT dan kita akan bertemu kembali dengan bulan suci Ramadhan tahun depan. Amin
Terima kasih kepada seluruh keluarga besar MTs Ma'arif Karangan (siswa, guru dan karyawan) serta semua yang sudah memberikan donasinya untuk kegiatan Ramadhan tahun ini...
Senin, 15 Juli 2013
Peserta Didik Baru Ikuti MOS
11.09
Tidak Ada Komentar
Mulai materi pengenalan struktur sekolah, wawasan wiyata mandala, kedisiplinan dan kepemimpinan, cinta lingkungan bersih, pengenalan OSIS, sholat berjama'ah dsb.Ketua panitia PSB Drs. Dasi berharap pelaksanaan MOS kali ini bisa berjalan tertib dan lancar, tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa siswa.
Sabtu, 13 Juli 2013
Menjaga Pahala Puasa
22.35
Tidak Ada Komentar
MTs Makara - Alhamdulillah, kita masih diperkenankan bertemu bulan Ramadhan
di tahun ini. Sungguh, ini merupakan kenikmatan yang patut kita syukuri,
mengingat begitu banyak kesempatan yang bisa dimanfaatkan untuk
menambah bekal kita menuju kehidupan yang kekal. Allah – ta’ala – berfirman,
“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (al-Baqarah : 197)
Sungguh, bulan Ramadhan ini merupakan kesempatan emas untuk menempa
dan melatih kita untuk menjadi diri yang lebih bertakwa, sebab memang
itulah muara akhir ibadah puasa.
Namun, amat disayangkan. Kebanyakan dari umat muslimin hanya
memandang puasa sebagai rutinitas tahunan belaka. Dalam pandangannya,
puasa tak lebih dari sekadar menahan haus dan lapar, sehingga fokus
mereka hanya pada masalah ini, tanpa perhatian terhadap berbagai macam
pintu pahala yang ada di dalamnya dan berbagai hal yang bisa merusak
puasa.
Oleh karena itu, betapa banyak orang yang berpuasa namun enggan
mengekang lisan, penglihatan, dan hawa nafsunya. Padahal semestinya
orang yang berpuasa berusaha membentengi ibadah puasa dari faktor-faktor
yang mengurangi keutuhan pahalanya, seperti ghibah (menggunjing) dan
namimah (adu domba). Rasulullah – shollallohu ‘alaihi wa sallam – bersabda,
“Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan sia-sia, niscaya Allah tidak butuh kepada puasanya.”
Para ulama berbeda pendapat tentang makna hadits tersebut. Ada yang
melihat bahwa ghibah dan namimah membatalkan pahala puasa, tidak tersisa
sedikitpun! Namun ada juga yang berpendapat bahwa dua hal itu hanya
mengurangi pahala puasa meski kadang hanya tersisa sedikit. Artinya,
ibadah puasa yang dilakukannya tidak bermanfaat.
Semoga kita tidak termasuk dari orang-orang yang semacam itu. Untuk
itu, marilah kita berdoa dan berusaha agar puasa tahun ini benar-benar
mendidik kita menjadi pribadi yang lebih takwa! Amiin(http://majalahsakinah.com)
Langganan:
Postingan (Atom)








