Rabu, 17 April 2013

Istighotsah, Sukses Ujian Nasional 2013

MTs Makara - Menghadapi Ujian Nasional (UN) tanggal 22 April 2013, Keluarga besar MTs Ma'arif Karangan menggelar istighotsah, berdo'a bersama agar diberi kelancaran dan kemudahan. Apalagi selama ini siswa-siswi merasakan beban berat mengikuti rangkaian ujian mulai praktik, UM, UAMBN,Try out dan sebagainya. Acara istighotsah seperti ini sangat diperlukan untuk memberikan motivasi, dukungan moral dan spiritual  kepada mereka.
Acara yang digelar hari ini, Rabu 17 April 2013 mulai jam satu siang, tersebut berlangsung khitmad. Juga hadir langsung dewan pembina madrasah Bapak KH. Mastur Ali, Ketua Yayasan Bapak Ali Muchsin,  dewan guru dan karyawan, seluruh Pengurus Yayasan, dan  siswa kelas IX beserta walinya. 

Kepala Madrasah, bapak Drs. H. Sukarodin dalam sambutannya berpesan kepada siswa kelas IX untuk meningkatkan belajar agar lulus seratus persen seperti tahun lalu.
" Jangan lupa, sebelum berangkat ujian, mohon do'a restu kedua orang tua", jelas beliau.

Bapak KH. Mastur Ali yang memberikan tausiahnya pada saat itu, juga berpesan kepada siswa, selain belajar dengan giat juga dihimbau untuk memperbanyak ibadah dan berdo'a.
" Perbanyak sholawat, supaya diberi petunjuk  oleh Allah SWT", tambah beliau.

Rangkaian acara istighotsah tersebuta  akhirnya ditutup dengan do'a dari para kyai-kyai yang hadir dan sholat Ashar berjama'ah. Sukses ujian nasional hanya kita yang menentukan. Semoga dengan do'a kita bersama-sama, anak-anakku kelas IX sukses dengan targetnya. Dan bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi...Kalian BISA...!!!!Amin...


Rabu, 27 Maret 2013

Alumni SMANESA 2004 peduli MTs Ma'arif Karangan

MTs Makara - Kepedulian terhadap dunia pendidikan ditunjukkan para alumni SMAN 1 Trenggalek (SMANESA) 2004. Mereka menyisihkan sebagian rezekinya dengan memberikan bantuan ke MTs Ma'arif Karangan. 

Sebelumnya koordinator alumni, sudah survey ke sekolah. Dan, alhamdulilah dana yang terkumpul sebanyak Rp 2.200.000,- bisa direalisasikan dalam bentuk papan tulis white board, alat olah raga, dan subsidi biaya Lembar Kerja Siswa (LKS) kepada lima belas siswa-siswi madrasah yang kurang mampu dari kelas VII dan VIII.

Bapak Drs. H. Sukarodin, M.Ag selaku kepala madrasah mengaku sangat berterima kasih atas kepedulian keluarga besar alumni SMANESA 2004.

"Saya pribadi, sangat berterima kasih kepada seluruh alumni SMANESA 2004, semoga bisa memberi manfaat bagi siswa-siswi serta madrasah.Amin", ucap beliau.

Beliau juga sangat berharap tali silaturrahim para alumni tetap terjalin, dan bisa saling membantu antar alumni, atau bahkan membantu pihak lain yang membutuhkan, seperti yang dilakukan di madrasah ini. Sebenarnya madrasah sendiri sudah sering memberikan bantuan-bantuan kepada siswa madrasah. Misalnya ada beberapa siswa yang benar-benar seratus persen bebas biaya sekolah, dan bahkan ditambah biaya transport untuk naik kendaraan umum. Tapi karena keterbatasan dana yang dimilki, dana tersebut tidak bisa mengcover semuanya. Dan program yang sudah dilakukan alumni SMANESA 2004 ini, dirasa sangat membantu madrasah.
(Untuk team Power Ranger A'an, JP, Aples, Mandra, Terima kasih,, "Semoga kalian bisa menjadi inspirasi siswa-siswi madrasah untuk semangat belajar dan meraih cita-cita setinggi mungkin...") 

Kamis, 21 Maret 2013

Impian Menciptakan Sekolah Ramah Anak (SRA)


Guru Idolaku....
Guru panutanku.....
Sekolah tempat berekreasi dan bereksplorasi
Sekolah tempat mengasah intelektual.........

MTs Makara – Guru menampar muridnya karena telah melakukan kesalahan, seorang anak terpaksa berhenti sekolah menjadi bahan olok-olok temannya. Permasalahan ini masih saja sering terjadi di sekolah, yang dimana sejatinya adalah tempat untuk mendidik dan menimba ilmu. Maukah anak-anak kita akan menjadi korban  berikutnya?

Penggagasan diciptakannya Sekolah Ramah Anak (SRA) di kabupaten Trenggalek didasari karena masih ditemukannya perlakuan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah. Gagasan ini telah disampaikan dalam acara yang digelar di pendopo kabupaten, Senin/ 18 Maret di hadiri para undangan yang terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan Kusprigianto, Utusan Kemenag, Kepala BPPKB, Kepala UDP dan Kepala SMP/ MTs, SMA/ SMK se-kabupaten Trenggalek.

Bupati Trenggalek, Ir. Mulyadi WR MMT beserta wakil bupati yang hadir dalam acara tersebut dalam sambutannya mengatakan pemerintah daerah sangat mendukung program ini, dengan  kesiapan menggelontorkan dana untuk  program Sekolah Ramah Anak (SRA), yang diambilkan dari dana APBD.

Winny Isnaini, ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur selaku pembicara mengatakan, masih banyak sekolah yang tidak melibatkan siswa dalam hal membuat kebijakan sekolah. Ujung-ujungnya anak tidak memiliki rasa tanggung jawab melaksanakan kebijakan dan cenderung melakukan tindakan yang keliru.

“ Kekerasan pada anak secara terus menerus dapat mengakibatkan stress dan kecemasan berlebihan yang akan berdampak pada kerusakan otak anak.”, lanjut Dia.

Penelitian yang dilakukan UNICEF di Indonesia tahun 2006 di Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara mengungkapkan bahwa hampir 80 persen guru pernah memebrikan sanksi berupa hukuman termasuk secara verbal. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sebagian besar tindakan kekerasan pada anak dilakukan oleh orang-orang disekitar anak-anak termasuk orang tua, guru dan teman-temannya. Tahun 2009 di Jatim juga ditemukan fakta kekerasan terhadap anak terjadi di sekolah. Tahun 2012 fakta tersebut tidak berubah bahkan jenisnya mengikuti trend jaman.

Agar tercipta Sekolah Ramah Anak (SRA) diperlukan kerjasama seluruh komponen yang berkaitan, agar permasalahan-permasalahan yang di alami anak sekolah bisa diselesaikan dengan optimal.

Jumat, 08 Februari 2013

Sosialisasi Ujian Nasional

MTs Makara - Sabtu 2/2/2013, pihak madrasah mengundang seluruh wali murid untuk keperluan mensosialisasikan Ujian Nasional (UN)tahun 2013.
Untuk menghadapi ujian nasional yang semakin dekat, diharapkan peran orang tua untuk lebih peduli ikut membimbing putra putrinya giat belajar. Sebagai bentuk dukungan pihak madrasah sendiri sudah berusaha untuk melatih kesiapan siswa dengan sering memberikan try out mandiri untuk semua mata pelajaran UN dan diadakannya pelajaran tambahan setiap jam enam pagi mulai bulan Januari kemarin. Hal ini dimaksudkan untuk memperoleh target kelulusan seratus persen seperti tahun lalu.

Kepala MTs Ma'arif Karangan, bapak Drs. H. Sukarodin, M.Ag dalam sambutannya berpesan kepada siswa madrasah untuk tidak menganggap enteng ujian nasional, tetapi juga jangan menganggap ujian nasional merupakan hal yang menakutkan. Kesiapan mental, kemauan keras, serta belajar sungguh-sungguh akan sangat mendukung siswa menghadapi ujian nasional nanti. Kelulusan mutlak diperoleh setiap siswa untuk melanjutkan ke sekolah lanjutan yang lebih tinggi. Maka dalam hal ini orang tua juga diharapkan kerjasamanya dengan terus mengawasi kegiatan putra-putrinya selama di rumah.

Perlu diketahui, berdasarkan informasi yang sudah madrasah peroleh bahwa ujian nasional tingkat SMP/ MTs serentak mulai tanggal 22 April 2013. 

Senin, 28 Januari 2013

Maulid Nabi Muhammad SAW, MTs Ma'arif Karangan Gelar Lomba Cerdas Cermat


MTs Ma’arif – Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H, MTs Ma’arif Karangan mengadakan lomba cerdas cermat antar kelas. Lomba tersebut dilaksanakan hari Jum’at pagi, 25 Januari 2013. 

Selain untuk mengetahui sampai dimana siswa-siswi mampu menyerap materi pelajaran, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan motivasi bagi siswa untuk terus belajar. Soal-soal yang digunakan untuk materi lomba bermacam-macam yaitu soal UNAS, UAMBN, Soal Umum dan Aswaja yang merupakan ciri ke-NUan. Dan akhirnya terpilih para juara lomba cerdas cermat untuk tahun ini :
Juara 1    : Kelas VIII A
Juara 2    : Kelas VIII B
Juara 3    : Kelas VII A

Kegiatan lomba cerdas cermat dalam rangka memeriahkan maulid nabi juga merupakan salah satu cara  untuk  mengingatkan kepada siswa-siswi untuk mengilhami bahwa pada lah hari itu telah lahir kedunia seorang nabi yang kelak akan membawa umatnya dari jaman jahiliyah (kebodohan) ke jaman Islam.

Agama Islam akan semakin kuat jika generasi muda mu muslim memiliki modal ilmu yang bagus. Membawa negeri  ini lebih baik untuk terus bersaing di dunia internasional.

Sabtu, 12 Januari 2013

RSBI Dihapus, Ayo Sekolah Swasta Berkompetisi..!!

MTs Makara - Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) membubarkan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), mendapat banyak dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Hal ini menjadi angin segar bagi anak-anak kurang mampu yang ingin menikmati belajar di sekolah favorit. Juru bicara Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar mengungkapkan alasan MK mengabulkan gugatan terhadap status Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) dan Sekolah Berstandar Internasional. Akil mengatakan status-status tersebut memunculkan diskriminasi dalam pendidikan dan membuat sekat antara lembaga pendidikan.

"Penggolongan kasta dalam sekolah seperti SBI, RSBI dan Sekolah Reguler itu bentuk diskriminatif dan bertentangan dengan konstitusi," kata Akil saat berbincang di ruang pers MK, Jakarta, Selasa (8/1/2012).

Akil menambahkan, RSBI yang sudah ada kembali menjadi sekolah biasa. Pungutan karena sistem RSBI, lanjutnya, juga harus dibatalkan. Pasalnya, pungutan tersebut merupakan bentuk ketidakadilan terhadap hak untuk memperoleh pendidikan yang setara (kompas.com)

Keputusan MK inipun sempat menimbulkan keresahan bagi beberapa kalangan apalagi yang menyekolahkan anak-anaknya di RSBI. Tetapi setidaknya keputusan ini, akan menolong sekolah-sekolah di daerah yang masih minim fasilitas. Dana untuk RSBI yang mencapai triliunan rupiah bisa dialihkan untuk sekolah-sekolah tersebut. 

Sekolah-sekolah swasta baik negeri maupun swasta akan mendapat dana hibah jika sekolah tersebut memiliki program yang bagus. "Ayo sekolah swasta..!!, kita berkompetisi untuk merancang program yang bagus untuk sekolah kita"...